"Ojo Golek Musuh"

Selasa, Mei 26, 2020

Tidaklah mungkin yang namanya hidup itu mencari sesuatu yang tidak mengenakkan. Mencari musuh misalnya. Musuh sudah pasti berbahaya dan ada rasa dendam yang mendalam bahkan sampai terjadi pembunuhan. Karena hati didukung rasa tidak suka yang telah merasukinya. Sangatlah berbahaya.

Yang namanya musuh pasti jahat adanya. Apakah ada musuh yang baik?. Saya jawab tidak ada. Terlebih "musuh dalam selimut" itulah musuh yang sangat berbahaya. Ibarat senjata makan tuan. Senjata yang bisa menghabisi nyawa sendiri. Yaitu nafsu.

Bahaya musuh bisa menyerang dari mana saja arahnya. Depan belakang samping kanan kiri bahkan dari ataspun bisa. Jika lawan lengah musuhpun masuk menerobos dinding pembatas seberapapun tebal dinding tersebut.

Dan jangan menganggap remeh musuh karena musuh bisa berbuat lebih kejam untuk membunuh lawannya. Berbuatlah yang wajar-wajar saja ketika berteman.

Hiduplah yang biasa-biasa saja tidak usah gethoro rongko untuk mengejar sesuatu yang tidak ada porsi dalam diri kita. Artinya yang landai saja, tidak usah keburu nafsu. Jika nafsu itu timbul maka itulah 'musuh' kita. Harus dilawan dan harus menang.

Ingin populer, ingin cepat dikenal, itu hal mudah tetapi harus diingat semakin ke atas daya laju angin semakin keras. Jika tak punya pegangan kuat pasti terlempar terbawa angin kalau hanya mengandalkan ranting pohon. Dan sebaiknya berpeganglah dengan akar yang menghunjam kuat di dalam tanah.

Ibarat hidup semakin banyak orang yang mengenal justru harus lebih waspada dan berhati-hati dalam hal perilaku terlebih dalam hal berbicara. Dan sudah barang tentu itu menjadi cambuk bagi orang yang dikaruniai menjadi pembicara panggung.

Tips agar tidak punya musuh
1. Berusaha menerima pendapat orang lain
2. Lakukan silaturahim
3. Husnudlon terhadap sesama manusia
4. Saling memberi hadiah
5. Tebar senyum
6. Biasakan mengucap salam ketika bertemu
7. Menanyakan kabar lewat WA, FB atau yang lainnya
8. Saling tegur sapa
9. Niat mencari ilmu pengetahuan dari orang yang tidak kita kenal
10. Hilangkan rasa dendam
11. Jangan merusak suasana
12. Mengajak selalu gembira
13. Biasakan mendoakan orang lain
14. Mindset mencari teman bukan lawan

Tidak ada bukti yang namanya orang mati alias mayit mampu menggali lobang kuburnya yang hendak ditempati dan mencangkul tanah sendiri. Memberi upah yang menggali kuburnya. Naik keranda sendiri dan memakai kafan sendiri bahkan naik ambulan. Sangatlah tidak mungkin.

Walaupun kita sudah meninggal masih membutuhkan bantuan orang lain. Mulai dari menyiapkan kafan atau mengurus tempat pemakaman. Sadarlah jangan mengandalkan kekuatan dan kekayaan yang kita punya. Tidak ada gunanya.

Inilah sebabnya kita diutus Alloh swt dan Rosululloh saw untuk saling berbuat kebaikan terhadap sesama. Jangan suka membeda-bedakan satu dengan yang lain. Semua adalah makhluk Alloh sekalipun binatang yang bernama anjing. Jangan Anda sakiti dan benci. 

Karenanya, hati jangan dibuat rusak gara-gara hal yang tidak ada jluntrungnya. Hati harus punya mindset mempunyai teman yang dapat membawa perubahan untuk kehidupan lebih baik dalam rangka mencari bekal untuk kematian kita.

Jangan suka misuh sebelum diintai musuh. Lakukan yang terbaik sebelum hati ricuh. Namun jangan coba-coba membuat gaduh yang dapat mengakibatkan rusuh. Berhati-hatilah dengan isu-isu hoak yang terus melaju diantara hati syahdu membawakan lagu rindu hatipun menangis tersedu-sedu.

Anda punya musuh? Hanya Anda yang bisa jawab. Penulis berharap jangan mencari musuh. Karena musuh bukan membuat kita menjadi ampuh.

Moch. Syuaib Arsalan Pelukis Kaligrafi.Vocalis Nasyid.  Memberikan ceramah di berbagai tempat di Surabaya



Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.