"Ojo Golek Musuh"
Tidaklah mungkin yang namanya hidup itu mencari sesuatu
yang tidak mengenakkan. Mencari musuh misalnya. Musuh sudah pasti berbahaya dan
ada rasa dendam yang mendalam bahkan sampai terjadi pembunuhan. Karena hati
didukung rasa tidak suka yang telah merasukinya. Sangatlah berbahaya.
Yang namanya musuh pasti jahat adanya. Apakah ada musuh
yang baik?. Saya jawab tidak ada. Terlebih "musuh dalam selimut"
itulah musuh yang sangat berbahaya. Ibarat senjata makan tuan. Senjata yang
bisa menghabisi nyawa sendiri. Yaitu nafsu.
Bahaya musuh bisa menyerang dari mana saja arahnya. Depan
belakang samping kanan kiri bahkan dari ataspun bisa. Jika lawan lengah
musuhpun masuk menerobos dinding pembatas seberapapun tebal dinding tersebut.
Dan jangan menganggap remeh musuh karena musuh bisa
berbuat lebih kejam untuk membunuh lawannya. Berbuatlah yang wajar-wajar saja
ketika berteman.
Hiduplah yang biasa-biasa saja tidak usah gethoro rongko
untuk mengejar sesuatu yang tidak ada porsi dalam diri kita. Artinya yang
landai saja, tidak usah keburu nafsu. Jika nafsu itu timbul maka itulah 'musuh'
kita. Harus dilawan dan harus menang.
Ingin populer, ingin cepat dikenal, itu hal mudah tetapi
harus diingat semakin ke atas daya laju angin semakin keras. Jika tak punya
pegangan kuat pasti terlempar terbawa angin kalau hanya mengandalkan ranting
pohon. Dan sebaiknya berpeganglah dengan akar yang menghunjam kuat di dalam
tanah.
Ibarat hidup semakin banyak orang yang mengenal justru
harus lebih waspada dan berhati-hati dalam hal perilaku terlebih dalam hal
berbicara. Dan sudah barang tentu itu menjadi cambuk bagi orang yang dikaruniai
menjadi pembicara panggung.
Tips agar tidak punya musuh
1. Berusaha menerima pendapat orang lain
2. Lakukan silaturahim
3. Husnudlon terhadap sesama manusia
4. Saling memberi hadiah
5. Tebar senyum
6. Biasakan mengucap salam ketika bertemu
7. Menanyakan kabar lewat WA, FB atau yang lainnya
8. Saling tegur sapa
9. Niat mencari ilmu pengetahuan dari orang yang tidak
kita kenal
10. Hilangkan rasa dendam
11. Jangan merusak suasana
12. Mengajak selalu gembira
13. Biasakan mendoakan orang lain
14. Mindset mencari teman bukan lawan
Tidak ada bukti yang namanya orang mati alias mayit mampu
menggali lobang kuburnya yang hendak ditempati dan mencangkul tanah sendiri.
Memberi upah yang menggali kuburnya. Naik keranda sendiri dan memakai kafan
sendiri bahkan naik ambulan. Sangatlah tidak mungkin.
Walaupun kita sudah meninggal masih membutuhkan bantuan
orang lain. Mulai dari menyiapkan kafan atau mengurus tempat pemakaman.
Sadarlah jangan mengandalkan kekuatan dan kekayaan yang kita punya. Tidak ada
gunanya.
Inilah sebabnya kita diutus Alloh swt dan Rosululloh saw
untuk saling berbuat kebaikan terhadap sesama. Jangan suka membeda-bedakan satu
dengan yang lain. Semua adalah makhluk Alloh sekalipun binatang yang bernama
anjing. Jangan Anda sakiti dan benci.
Karenanya, hati jangan dibuat rusak gara-gara hal yang
tidak ada jluntrungnya. Hati harus punya mindset mempunyai teman yang dapat
membawa perubahan untuk kehidupan lebih baik dalam rangka mencari bekal untuk
kematian kita.
Jangan suka misuh sebelum diintai musuh. Lakukan yang
terbaik sebelum hati ricuh. Namun jangan coba-coba membuat gaduh yang dapat
mengakibatkan rusuh. Berhati-hatilah dengan isu-isu hoak yang terus melaju
diantara hati syahdu membawakan lagu rindu hatipun menangis tersedu-sedu.
Anda punya musuh? Hanya Anda yang bisa jawab. Penulis
berharap jangan mencari musuh. Karena musuh bukan membuat kita menjadi ampuh.


Tidak ada komentar: